Terbiasa saja…

”Manusia adalah tempatnya salah dan lupa” mungkin itulah gambaran sejatinya manusia. Hanya saja kita terlalu membiarkan kesalahan dan kelupaan menjadi sebuah kebiasaan. Ambil contoh yang tidak baik misalnya penyakit kornis yang ada di lingkungan kita yaitu: korupsi, iya korupsi itu bisa dibangun dari hal terkecil yang akhirnya menjadi besar misalnya perbuatan tidak jujur pada saat kita membayar makan di warung prasmanan yang harusnya habis nasi sayur+telur+tempe 2+krupuk4 namun yang kita bayarkan hanya nasi sayur+telur+tempe saja. Kemudian hal ini menjadi sebuah kebiasaan yang selalu dinikmati dari hari ke hari yang pada akhirnya terbawa mulai dari ketika berstatus menjadi mahasiswa, bahkan ketika menjadi aktivis mahasiswa yang akhirnya ikut-ikutan mengkorupsi dana unit kegiatan mahasiswa. kebiasaan itu senantiasa terbawa sampai menjadi pejabat yang masih tetap suka mengkorupsi uang rakyat. Ternyata setelah dipikir-pikir dan ditelusuri ternyata ”trigger” nya adalah hal spele yaitu kebiasaan makan di warung prasmanan yang harusnya bayar krupuk tetapi dengan sengaja tidak bayar krupuk. Bayangkan saja .
Yah itulah kebiasaan manusia sehingga sangat diperlukan untuk mengubah sikap kebiasaan yang buruk (baca: mental tempe) menjadi lebih baik (baca: mental emas). Salah satu solusi yang tepat adalah mengikuti kajian/pengajian dan saling nasehat menasehati dalam kesabaran dan haq. Insya Alloh jika kita salah langkah ataupun tersesat masih ada saudara kita yang memberikan nasehat agar kita tetap berada di ril yang benar. Ada dua hal tip yang mendasar untuk tetap kita lakukan sebagai fondasi hidup kita yaitu menjalankan sholat on timedan selalu memeriksa penghasilan kita dan makanan kita adalah benar-benar khalal dan baik. maka dari itu perlu kita renungkan pada diri kita apakah kedua tip tersebut benar-benar sudah kita jalankan?? Semoga saja iya dan iya…amiin.

Tinggalkan komentar

Filed under informasi

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s