Designing Performance Measure

    Aplikasi mekanis dari ukuran kinerja dapat menghasilkan konsekuensi yang diharapkan, khususnya jika digunakan oleh tim top manajemen yang tidak dipercayai.  Indikator kinerja memotivasi individu dan menyebabkan mereka mengubah perilaku dengan tujuan untuk mencapai target.

Pengukuran kinerja menciptakan insentif dan dapat menghasilkan dalam jangka pendek, kecenderungan bagi pembuat keputusan untuk keputusan menyimpang  pada pencapaian hasil jangka pendek pada biaya jangka panjang.  Jika promosi karir individu tergantung kinerja maka mereka akan berusaha keras untuk pencapaian peningkatan kinerja dalam jangka pendek.  Artinya, ada kecenderungan untuk investasi rendah dalam inovasi, peningkatan kualitas dan peningkatan efektivitas.  Bias ke arah jangka pendek dapat dikoreksi jika top manajemen dalam organisasi konsentrasi pada jangka panjang atau perencanaan strategis dan mempertimbangkan kinerja individu dalam hal kontribusinya terhadap tujuan dalam jangka yang lebih panjang, tetapi kontibusi ini lebih sulit untuk diukur.

 
Pengukuran kinerja memerlukan informasi.  Beberapa berargumen bahwa tidak ada ukuran yang lebih baik daripada ukuran kemiskinan.  Pandangan ini ekstrim dan tidak membantu.  Ukuran kualitas kinerja yang rendah dapat dikategorikan berdasar :

         Tidak lengkap meskipun datanya andal

         Lengkap tetapi bukan data andal

         Tidak lengkap dan bukan data andal

Tinggalkan komentar

Filed under Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s